Macam-macam alat Multimedia beserta Cara Perawatannya

1. Camera Digital
camera  digital adalah alat untuk mengambil data berupa foto/ gambar
Merawat Camera Digital
  • Hindari kontak langsung dengan sinar matahari.Jagalah kamera digital anda jangan sampai terjemur atau terkena sinar matahari secara langsung dan berlebihan. Sebab panas yang tinggidapat merusak bagian-bagian kamera yang terbuat dari plastic dan karet serta komponen elektronik yang lainnya.
  • Jagalah kamera digital anda agar terhindar dari goncangan yang berlebihan. Jangan lupa menaruhnya dalam taskhusus kamera, guna menghindari guncangan yang berlebihan dengan lingkungan luar maupun benturan antar peralatan.
  • Bersihkan kamera dan lensa.Sebaiknya kamera dibersihkan seminggu sekali atau secara teratur dan berkala. Untuk bagian fisik kamera gunakan lap kering yang bersihdan tak kasar. Sedangkan bagian dalam dan elemen-elemen kecilnya, gunakan blower atau peniup yang banyak dijual ditoko kamera.
  • Hindari goresan pada lensa.Untuk menghindari goresan, sebaiknya lensa mempunyai filter ulir yang terpasang permanent dibagian depannya. Filter yang umum menjadi pelindung adalah jenis filter UV (ultraviolet) atau filter skylight. Sedangkan untuk menghindari goresan dibagian belakang lensa usahakan selalu memasang bodycup penutup saat lensa dilepas dari badan kamera.
  • Hindari Air laut.Air laut sangat jahat dan penyebab karat yang potensial terhadap kamera atau perangkat elektronik lainnya. Kecuali yang dirancang khusus untuk air laut. Jika suatu saat, tanpa sengaja kamera anda tercebur kedalam air laut maka langsung rendam kamera anda kedalam air tawar, kemudian bilaslah berkali-kali untuk menghilangkan bekas air laut. Kemudian dibawa segera ke ahli servis kamera untuk membersihkannya
  • Jangan terlampau sering membersihkan lensa atau membersihkan bagian dalamnya bila berjamur. Karena kaca lensa begitu peka. Sebab semakin sering juga dibersihkan dapat mengakibatkan mutu gambar kurang baik
  • jangan menyimpannya didalam lemari pakaian. Karena hal itu dapat mengundang jamur yang menempel pada lensa bagian dalam kamera.
  • Waspadai kapur barus.Sebab kapur barus merupakan perusak yang paling ampuh terhadap kamera , yang dapat menyeka-nyeka kamera dan bagian kamera yang lain yang berbahan dasar karet. Pada kamera elektronik kapur barus dapat merusak jalur pada PCB (Printed Circuit board) yaitu tempat chip-chip kamera terpasang dan beberapa elemen chip itu sendiri. Bahkan uap kapur barus itu juga dapat menodai dan membuat flek pada lensa.
  • Jangan digunakan dekat air
  • jangan dibanting
  • jangan halangi celah ventilasi
  • jangan menyaemprot insektisida atau bahan kimia lain
  • jangan memakai bensin untuk membersihkan
  • jangan dipasang dekat elektromagnet
  • jangan dipasang dekat peralatan yg menimbulkan panas
  • Bersihkan dengan kain yang lembut dan kering
  • Setelah memakai baterai dilepas
  • tempatkan ke tempat yang aman. 

2. Camera Video
 Image
PERAWATAN
  • Simpan/tempatkan di tempat yang teduh dan tidak terkena matahari langsung. Jikalau di kapal yang tidak ada tempat teduhnya Anda dapat menutupi Housng Camera / Housing Video Ikelite tersebut dengan Handuk/ Baju biasa untuk sementara (Agar tidak terjadi pengembunan lensa di saat akan di gunakan / pada saat di gunakan)
  • Setelah digunakan Housing Camera/Housing Video Ikelite agar di lakukan pembilasan dengan air tawar.
  • Apabila anda melakukan penyelaman di laut, maka sebaiknya di siapkan Bak AIR Tawar untuk merendam / membilas Housing camera / Housing Video ikelite, Guna menghemat Air Tawar.
  • Siapkan Kanebo untuk menyeka Air di Seluruh permukaan Housing. Dapat pula gunakan penyemprot Udara dari House Inflator Regulator guna meniup air yang ada di sela – sela tombol – tombol Housing camera atau Video anda. Sebelum di lakukan pengelapan dengan Kanebo.
  • Jika Housing telah kering dari air maka anda dapat mengeluarkan Camera / Video yang ada dari dalam Housingnya dengan cara Housing tetap menghadap ke atas dan tutup berada di bawah. Hal ini di lakukan agar Camera / Video tidak akan basah tertetes Air yang tersisa di sekitar Oring yang sulit di keringkan 6. Setelah di gunakan jangan lupa untuk melakukan Charge Battery kembali untuk siap di gunakan kembali
  • Jangan memasukkan benar-benar dingin rekaman video ke camcorder. Uap air dari udara yang lebih hangat cenderung mengembun di video (seperti itu kabut kacamata Anda ketika Anda masuk ke dalam di musim dingin), dan bahwa uap air dapat menyebabkan pita menempel pada drum berputar. Rekaman akan mendapatkan melilit drum, menghancurkan kaset dan mungkin merusak kepala video.
  •  Baterai tidak boleh ditinggalkan di camcorder yang tidak digunakan. Beberapa kamera menggambar kecil, tetapi konstan, saat ini bahkan ketika dimatikan
  • Jangan meninggalkan kamera kaset dalam mobil yang panas.
  • Jangan menaruh label pada rekaman camcorder di mana mereka dapat mengganggu dengan pembukaan pintu rekaman. Hal ini dapat menyebabkan kaset macet di dalam kamera.
  •  Kami merekomendasikan bahwa seorang teknisi rekaman membersihkan kepala ketika mereka menjadi kotor. Ini akan membantu mempertahankan kehidupan kepala.
  • Purchase “memory free” camcorder lama baterai ketika mengganti baterai. Baterai gaya ini memungkinkan Anda untuk menggunakan baterai untuk jangka waktu yang singkat, dan isi tanpa mengembangkan situasi di mana baterai hanya akan dikenakan biaya untuk penggunaan jangka pendek.
PENYIMPANAN :
A.    Dalam waktu yang lama:
  • Simpan Housyng di dalam Box aslinya ataupun di dalam Box Khusus itupun jikalau Housyng sudah benar – benar kering dari air (Di angin anginkan di tempat yang teduh, bebas dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab) Jika tidak ingin timbul Jamur. Karna Box telah memiliki pelapis Karet ataupun Busa pelindung di dalamnya
    • Berikan bahan bahan peresap uap air yang di jual bebas / beli bahan yang telah ada di toko toko kamera, agar kelembapannya dapat tetap terjaga dengan baik.
    • Lepaskan Oring dari posisinya, jikalau ingin menyimpan dalam waktu yang cukup lama
    • Oring yang di lepas sebaiknya di beri Silicon Grease agar oring dapat Berumur Panjang
    • Setelah Oring di lepas sebaiknya Tutup Housing di ganjal dengan Karet Elastis agar mengurangi benturan yang akan terjadi tanpa di sengaja
    •  Simpan Oring di dalam plastic ( Klip plip ) yang dapat di tutup rapat, agar tidak terkena debu yang dapat menempel karena Oring memiliki Silikon Grease yang dapat melekatnya benda asing. vii. Lepas Semua Battery yang ada pada Camera, Video, maupun Flash agar tidak terjadi kerusakan yang tidak diinginkan oleh battery yang rusak
B.     Dalam waktu yang pendek:
  • Simpan Housing di dalam Box aslinya ataupun di dalam Box Khusus itupun jikalau Housing sudah benar–benar kering dari air (Di angin anginkan di tempat yang teduh, bebas dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab) Jika tidak ingin timbul Jamur. Karena Box telah memiliki pelapis Karet ataupun Busa pelindung di dalamnya
  • Berikan bahan bahan peresap uap air yang di jual bebas/beli bahan yang telah ada di toko toko kamera, agar kelembapannya dapat tetap terjaga dengan baik
  • Lepas semua Battery yang ada pada Camera, Video, maupun Flash agar tidak terjadi kerusakan yang tidak diinginkan oleh battery yang rusak.
3. Scanner
 
Cara perawatan sacanner
  • Cara membersihkan permukaan kaca scanner. Jika ingin membersihkan bagian ini, gunakanlah lap dengan bahan microfiber sehingga tidak ada serat kain yang tertinggal. Ketika memindai materi gambar dari buku atau majalah yang tebal, sebaiknya tidak menggunakan penutup scanner untuk menekannya. Jika dipaksakan hal tersebut bisa dapat menyebabkan engsel pada penutup scanner rusak atau mengendur.
  •  Membersihkan kotoran di scanner. kebersihan scanner pun perlu dijaga. Kotoran pada perangkat ini, biasanya disebabkan oleh debu dan kotoran yang terselip dibeberapa bagian. Apabila didiamkan, bukan tidak mungkin akan bisa mengganggu karena penumpukan debu tersebut, apalagi jika terdapat goresan. Untuk itu ada baiknya ada membersihkannya dengan kapas dan sedikit cairan alcohol, menggosoknya dengan lembut. Sebelum memulainya, kita perlu memastikan aliran listriknya dimatikan terlebih dahulu. Akan lebih baik jika kita membaca petunjuk manual terlebih dahulu untuk membersihkan dan menggunakan scanner dengan benar agar kinerja scanner tetap maksimal.


4. Printer  Image
Cara Merawat Printer
  • Setelah menggunakan Printer ada baiknya semua lubang kertas baik yang masuk atau pun keluar di tutup dengan benar. Hal ini untuk menghindari benda asing atau pun debu masuk ke dalam printer sobat. Sahabat saya pernah mengalami hal ini, keponakan dari sahabat saya tidak senagaja memasukkan gunting kuku ke dalam lubang tempat kertas masuk, alhasil Printer tidak bisa dipakai untuk mencetak karena terganjal oleh gunting kuku. Terkadang juga ada benda asing yang masuk secara tidak sengaja ke dalam Printer, seperti potongan kerta, debu dll. Jika Printer sudah terlanjur kemasukan debu. Tiup dengan alat tiup seadanya atau tiup manual. Bersihkan dan tiup sekitar motor penarik kertas. Berikan sedikit air pada roda penarik kertas dan gunakan kertas bekas untuk mencoba test print. Hal ini akan membersihkan debu yang sudah terlanjur menempel di roda penarik kertas. Gunakan sedikit air saja, jangan terlalu banyak. Apalagi sampai meluber ke dalam Printer.
  • Gunakan Printer setiap hari. Maksudnya di sini bukan melakukan print secara terus menerus dalam jumlah banyak. Melainkan melakukan print satu lembar saja atau secukupnya. Intinya di sini adalah agar tinta sobat tidak membeku di Cartridge.
  • Gunakan kertas di dalam lubang masuk printer secukupnya. Selain agar tidak malas untuk menutup setelah digunakan. Hal ini juga agar tidak terjadi slip karena roda penarik tidak punya cukup ruang untuk menarik kertas serta agar kertas tidak terlipa di dalam.
  • Biasakan untuk mencetak dalam batas wajar. Printer memiliki jumlah batas cetak dan batas cetakan per cetakan. Maksudnya di sini, jika anda ingin mencetak banyak. Usahakan agar mencetak secara sedikit demi sedikit. Hal ini untuk menghindari keausan di Head Cartridge. Jika mencetak 100 lembar, cetaklah 10-20 per cetakan. Istirahatkan sebentar baru dipergunakan lagi.
  • Usahakan selalu mengocok kertas sebelum digunakan. Hal ini bertujuan agar kertas tidak ikut masuk dalam jumlah banyak.
  • Setelah menghidupkan printer, biasakan untuk membiarkan printer tersebut sejenak sebelum digunakan. Apalagi jika sebelumnya printer mati secara tidak wajar (Mati Lampu).
  • Biasakan mematikan printer lewat tombol power setelah printer sudah tidak digunakan. Perhatikan dahulu apakah printer sudah tidak bekerja (Cleaning) dan tempat Cartridge sudah kembali ke tempat asal.
  • Pakai tinta yang bagus atau tinta yang sudah direkomendasikan. Hal ini supaya hasil cetakan bisa lebih bagus dan Cartridge lebih awet.
  • Isi tinta jika kelihatan sudah hampir habis. Untuk tinta infus, jangan sampai membiarkan isi tinta di bawah setengah tabung. 
  • Jangan sembarang mencoba memperbaiki sendiri. Jika sobat memang mencoba memperbaiki sendiri, sebaiknya carilah referensi terlebih dahulu sedetail mungkin. Agar tidak terjadi kesalahan pada perbaikan.
  • Jangan pernah menyentuh chip, sensor atau pun benda yang kelihatan sangat sensitif pada printer. Hal ini akan menyebabkan printer tidak bekerja secara normal. Seperti jika sensor kotor maka hasil cetakan terkadang tidak bisa merata.
  • Gunakan kertas yang sesuai dengan printer. Terkadang ada beberapa printer yang sensitif jika diberikan kertas terlalu tipis atau tebal.

5. Monitor  
Cara merawat monitor LCD
  • Gunakan proteksi layar (screen protector) yang bisa diperoleh di toko-toko komputer untuk menghindari terjadinya goresan pada permukaan monitor dan terhindar dari debu.
  • Tidak dibenarkan menutupi kisi-kisi atau lobang pembuangan udarah agar mudahnya terjadi pertukaran udara panas (dari dalam monitor) dan udara segar (dari alam) untuk menjaga temperatur yang stabil pada monitor.
  •  Sebelum melakukan pembersihan pada layar monitor lcd , perhatikan semua sambungan aliran listrik diputuskan (kabel power supply dilepas dari konektornya) serta kabel data yang terhubung dari monitor keCPU juga dilepaskan.
  •  Bersihkan monitor lcd disarankan menggunakan cairan khusus pembersih lcd yang bisa diperoleh di toko-toko komputer. Selain cairan khusus lcd disarankan agar tidak digunakan karena bisa berakibat rusaknya layar lcd karena dikhawatirkan bisa diserap oleh layar lcd meskipun persentasenya kecil.
  • Pada saat membersihkan layar lcd harus menggunakan kain yang halus untuk menghindari terjadinya goresan akibat gesekan, dan proses pengelapan harus dilakukan gerakan searah.
  • Cairan pembersih lcd yang akan digunakan untuk membersihkan layar lcd tidak boleh disemprotkan langsung ke permukaan layar lcd akan tetapi disemprotkan ke kain lap yang akan digunakan untuk melap layar lcd dan lakukan lap layar lcd secara perlahan dan jangan terlalu keras ditekan.
  • Barang-barang yang memiliki magnet seperti speaker tidak boleh diletakan disisi monitor (crt maupun lcd) karena gangguan magnetik bisa merusak tampilan pada monitor.
  • Tidak meletakan monitor pada tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Jangan menutup ventilasi udara monitor dengan kain plastik
    Memang sih menutup ventilasi udara monitor dengan kain plastik berguna untuk menghindarkan dari debu. Tetapi monitor juga alat elektronik yang dapat menghasilkan panas. Maka dari itu panas yang dihasilkan oleh monitor harus kita buang melalui ventilasi tersebut. Jadi kalau mau ditutup, lakukan setelah kita selesai menggunakan komputer tersebut.
  •  Jangan pernah menaruh benda cair diatas monitor kita
    Kalian pasti tau kan kalau benda cair itu penghantar listrik terbaik, jadi jangan sampai ada benda cair tumpah ke monitor kita. Kalau sampai tumpah dan terjadi hubungan arus pendek, bisa-bisa komponen monitor kita yang rusak. Alhasil, kita jadi tidak bisa menggunakannya lagi lho.
  • Bersihkan monitor dari debu Bagi kamu yang malas untuk membersihkan monitor, mulai sekarang bersihkanlah monitor bagian luar setiap hari. Debu juga mempunyai zat besi, jadi jangan sampai ada debu yang masuk ke dalam monitor sehingga menimbulkan hubungan arus pendek yang berakibat pada kerusakan komponen monititor

6. Flashdisk  
Cara merawat Flash Disk
  • Jangan dijatuhkan atau dipukul-pukul dengan benda keras agar komponen di dalamnya tidak rusak.
  • Hindari suhu panas termasuk terkena sinar matahari langsung serta suhu dingin yang terlalu dingin agar komponen tidak rusak.
  • Jangan dicemplungkan ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air dengan garansi penuh.
  • Hindari medan magnet tinggi seperti speaker, dinamo, dan lain-lain agar media penyimpanan tidak terganggu.
  • Simpanlah flahs disk usb kita di tempat yang benar agar kita tidak lupa menaruhnya akibat ukuran flash disk yang kecil. Simpan di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor.
  • Selalu buat copy data cadangan atau backup data di komputer atau laptop kita yang dilindungi anti virus atau media lain seperti cd dan dvd agar jika data hilang kita tidak panik dan stress.
  • Setelah kita gunakan di komputer lain lakukan pemindaian atau scan dengan antivirus yang terbaru dan terupdate rutin agar aman dari virus yang ikut di usb flash drive bisa diberantas.
  • Jangan langsung mencabut usb flashdisk ketika selesai digunakan agar tidak rusak datanya. Gunakan metode eject atau stop untuk mematikannya terlebih dulu sebelum kita cabut.
  • Normalnya usb flash disk dapat digunakan sebanyak ribuan atau jutaan kali diisi dan dihapus data. Setelah itu flashdisk akan lemah, mati atau rusak. Sebaiknya tidak bekerja atau mengedit pada file yang ada di flash disk. Kopi dulu ke hard disk drive lalu edit, dan setelah selesai kopi kembali file yang sudah diedit
  • Pilih merek produk flashdisk yang garansi dan purna jual bagus kalau perlu ltw singkatan dari life time warranty. Simpan bon pembelian dengan baik untuk klaim penggantian baru atau perbaikan bila rusak.
  •  Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis. Jika melakukan manage flash disk pilihlah cluster terbesar agar kerja flashdisk tidak berat.
  • Jika ada waktu defrag flash disk anda agar struktur data di dalam flash disk bisa diatur agar kinerja flashdisk kita lebih optimal.
7. Laptop

Cara merawat Laptop

8. Ponsel/ Handphone

CARA MERAWAT PONSEL

  • Merawat baterai
Kenali jenis Baterai anda, Lithium (Li-ion) atau bukan (NiCad atau NiMH). Perbedaan kedua jenis baterai ini, menurut pakar sangat mendasar. Jenis Lithium bisa di charge kapan saja tanpa menunggu baterai baterai habis. Jenis Nickel membutuhkan perhatian lebih khusus, karena harus menunggu setrumnya benar-benar habis, sampai tidak bisa lagi dipakai untuk menghidupkan hp, sebelum hp di charge.
Agar baterai tidak cepat rusak, pengecasan baterai harus mengikuti intruksi yang ada di petunjuk manual book. Ada baiknya saat baterai di charge, hp dalam kondisi mati, agar proses pengecasan lebih sempurna.
Hindarkan hp dari air & panas
Perangkat keras maupun lunak hp sangat rentan terhadap air dan panas. Jauhkan hp Anda dari keduanya. Jika Anda menggunakan kendaraan sebaiknya hp Anda letakan ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung seperti diatas dasboard. Pancaran sinar matahari akan mengganggu kualitas layar hp Anda


  • Jangan meletakkan hp dekat barang-barang elektronik lain
Kenapa tidak boleh meletakan hp didekat alat elektronik lain seperti komputer, karena keduanya bisa saling merusak, akibat gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh kedua benda itu. Jangan juga meletakan hp didekat disket, karena gelombang yang dipancarkan hp akan sangat mudah merusak disket.

  • Gunakan pelindung
Menaruh hp dalam saku baju atau celana sangat riskan, karena bisa saja hp jatuh saat Anda menunduk. Demikian juga jika dalam saku celana, tekanan dari paha ke pinggang saat Anda duduk akan membuat tutup baterai jadi longgar. Cara terbaik agar hp Anda aman adalah dengan memberi kalung hp sehingga bisa digantng di leher.
Untuk menjaga casing tetap mulus, sebaiknya menggunakan sarung hp. Selain mengurangi resiko tergores, benturan ataupun terjatuh, tampilan hp juga lebih menarik


  • Bersihkan hp secara berkala
Bersihkan hp secara berkala dengan menggunakan kain pembersih yang kering. Jenis kain yang bisa digunakan untuk membersihkan terbuat dari bahan katun agar LCD tidak tergores. Bagian dalam hp juga sebaiknya dibersihkan, yaitu dengan membuka bagian belakang hp, lalu keluarkan sim card dan baterai kemudian bersihkan bagian tersebut dengan kuas/cotton bud. Bagian-bagian yang perlu dibersihkan adalah bagian konektor pemantik yang bergesekan langsung dengan mesin. Hindari berganti-ganti sim card atau sering dilepas bisa merusak simholder. Simholder akan longgar ila sim card sering digonta-ganti.

  • Jangan menggunakan aksesoris palsu
Penggunaan aksesoris asli lebih menjamin keawetan ponsel Anda. Penggunaan casing palsu bisa merusak kinerja hp secara tidak langsun. Biasanya bentuk dan ukuran casing palsu tidak pas dengan hp dan hal ini bisa merusak beberapa bagian ponsel.

  • Rawat Kamera
Saat membersihkan lensa kamera atau layar hp jangan pernah menggunakan kapas atau tisu. Serbuk-serbuk kecil dan kotoran yang menempel pada lensa tidak bisa dibersihkan dengan kapas atau tisu, justru akan menambah kotor kamera Anda. Sebaiknya gunakan kain pembersih dari kain yang lembut dan mudah menyerap air.

  • Aktifkan kode akses Ponsel, baik pada ponselnya maupun pada simCardnya. Hal ini akan mencegah pemakaian oleh orang orang yang mungkin tidak berhak. Bila mungkin install aplikasi pengaman seperti Wavesecure untuk mengantisipasi kehilangan dan ulah tangan tangan jahil

  • Aktifkan pula keypad lck ( pengunci keypad) hal ini akan mencegah pemakaian yang tidak disengaja, seperti misalnya secara tidak sadar beberapa tombol tertekan sehingga melakukan dial kenomor tertentu tanpa anda sadari. Hal ini selain mengurangi pulsa anda atau membengkakan tagihan pasca bayar juga akan mengganggu kenyamanan orang yang menerima panggilan tidak disengaja tersebut.

  • Catat nomor IMEI, pin dari security code dan PIN Code anda dan simpan ditempat yang aman sebagai cadangan bila anda lupa. IMEI bisa digunakan untuk mengautentikasi apabila hape anda hilang atau untuk mencari security code ( denngan bantuan software seperti m code) seandainya anda lupa. Catatan juga akan membantu apabila anda lupa dengan PIN code ( simcard code) sehingga tidak kejadian SIM CARD anda di blokir permanen gara gara salam memasukan PIN code dan P U K.
  • Bersihkan Handphone anda dengan lap dan jangan sekali kali menggunakan cairan kimia untuk membersihkanya walaupun ada cairan seperti contact cleaner yang mampu membersihkan komponen kompenen dalam ponsel dengan baik karena pemakaian oeh yang kurang ahli malah bisa menyebabkan kerusakan.

  • Gunakan pengaman seperti sarung ponsel/tas ponsel.Selain mencegah resiko jatuh, dengan sarug ponsel mungkin akan menahan air dan debu untuk masuk ke ponsel dengan cepat.

  • Letakan ponsel ti tempat yang tidak berair dan berdebu. Juga hindarkan menaruh ponsel ditempat dengan radiasi dan medan magnet yang tinggi. Meletakan ponsel di tempat dengan medan magnet tinggi akan memaksa ponsel untuk mengeluarkan daya maksimalnya untuk mendapatkan signl terbaik. Biasanya ponsel menjadi panas dan baterai cepat terkuras.  

  • Hindari menaruh ponsel di tempat yang panas melebihi suhu kamar dan tempat dengan kondensasi tinggi


9.      Speaker
 Image
Merawat Speaker Komputer
  • Volume Software pemutar musik (winamp, jetaudio, dll) jangan lebih dari 75%, kalau ingin suara kencang menggelegar, keraskan volume speaker anda boleh sampai Full 100%.
  • Kenali kemampuan speaker anda sampai batas desibel tertentu, default setting software sudah cukup untuk menghasilkan suara yang lumayan.
  • Kalau membutuhkan penyesuaian tingkat desibel tertentu silakan menggunakan auto tuner atau preset yg disediakan software, misal : pop, rock, jazz,dst kalau masih kurang silakan ditambah efek BBE viva, Wide, Reverb, Surround,dst.
  • Untuk yang sudah advance silakan atur equalizer anda dan jangan merusak telinga anda.
  • Bersihkan Speaker komputer Anda dengan menggunakan kain lap agar terbebas dari debu sehingga suara yang dihasilkan tetap jernih.

10.  LCD TV

PERAWATAN
  • Secara umum,menjaga kondisi layar LCD dapat dilakukan dengan cara menghindarkan layar tersebut dari goresan .Hal ini dapat dilakukan dengan tidak menyentuh layar secara langsung dengan tangan,apalagi dengan benda-benda keras dan tajam.

  • Jika tidak digunakan dalam kurun waktu lama,sebaiknya lepas sambungan listrik dan tutup TV LCD agar debu dan kotoran tidak menempel.

  • Membersihkan layar LCD pun tidak bisa sembarangan.Gunakan lap kering yang lembut,kemudian usap layar dalam satu arah secara perlahan,jangan menekan terlalu keras karena dapat merusak elemen didalamnya.

  • Sementara untuk noda yang membandel,dapat menggunakan cairan pembersih LCD khusus yang ditawarkan ditoko elektronik atau supermarket,pastikan untuk tidak menyemprotkan cairan secara langsung ke monitor.Langkah perawatan tersebut sebaiknya dilakukan secara rutin,selama beberapa minggu sekali
.
PERLAKUAN
  • Selain memperhatikan kebersihan,*cara memperlakukan TV LCD* juga menjadi hal yang patut dicermati.misalnya saat hendak mengangkat,hati-hati agar perangkat tersebut tidak mengalami guncangan yang terlalu besar apalagi kacanya tergores.

  • Demikian pula untuk menjauhkan TV LCD dari benda-benda elektronik yang lain agar terhindar dari gangguan magnetik.Sama halnya untuk menjauhkan perangkat ini dari sinar matahari langsung karena dapat memperpendek usianya.

  • Dan yang terakhir,hindari untuk membongkar TV LCD untuk alasan apapun,kecuali oleh teknisi yang ditunjuk secara resmi oleh vendor.Didalam TV LCD terdapat komponen-komponen yang tersusun amat rumit,tanpa pengetahuan serta keahlian yang cukup,upaya membuka atau membongkar perangkat ini sangat mungkin akan berujung pada kerusakan. Demikian tips Macam-macam alat Multimedia beserta Cara Perawatannya. semoga bermanfaat ...
Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
Zai Azura
AUTHOR
February 15, 2014 at 2:48 AM delete

Terima kasih atas informasinya, kami dari TOA jogja :)
TOA

Reply
avatar

=======================================================
• Untuk menyisipkan kode, gunakan tag [code]... KODE ...[/code]

• Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan tag [pre]... KODE ...[/pre]

• Untuk menyisipkan catatan, gunakan [quote]...CATATAN ...[/quote]

• Untuk menyisipkan gambar, gunakan [img]..URL GAMBAR..[/img]

• Untuk menyisipkan video, gunakan [youtube]..URL VIDEO..[youtube]
======================================================= EmoticonEmoticon